Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2015

Cara menghilangkan jamur kaca dan baret kaca Mobil

menghilangkan baret kaca

Jamur pada kaca mobil seringkali menggangu pandangan pengemudi ketika mengemudi mobil kesayangan terutama ketika dalam kondisi hujan.Sapuan wiper terasa kurang bersih padahal wiper tersebut baru saja diganti dengan yang baru.Penyebab jamur kaca tidak lain karena mobil yang terkena air dan terjemur matahari secara langsung.

Tips otomotifkali ini membahas cara untuk menghilangkan jamur kaca

Penggunaan pasta gigi :

menghilangkan baret kaca dengan pasta gigi
Pasta gigi dapat menghilangkan jamur kaca
1.Siapkan pasta gigi, spoon bersih dan lap yang tidak berserat (kain perca atau potongan baju)

2.Basahi kaca mobil yang terkena jamur atau seluruh kaca mobil (biar sekalian kerja), pastikan tidak ada debu yang tertinggal sehingga tidak menyebabkan kaca mobil menjadi baret.

3.Oleskan pasta gigi pada spoon secukupnya lalu poles kaca mobil yang sudah berjamur tersebut.Poles menggunakan perasaan, jangan sampai karena terlalu bersemangat malah kaca mobil menjadi pecah.

4.Setelah dioleskan, siram dengan air dan lap kaca mobil hingga kering.(jangan dibiarkan basah sehingga angin yang mengeringkan, kalau dengan cara ini sama saja seperti membiarkan berjamur kembali)

5.Liat perbedaannya, apabila kurang bersih dapat diulangi untuk memoles kacanya.

Catatan tambahan untuk kaca mobil yang baret halus.

1.Oleskan pasta gigi pada bagian kaca yang mengalami baret halus.

2.Semprotkan air sedikit atau dapat dikatakan diteteskan air sedikit.

3.Setelah itu lakukan gerakan mengulek gado-gado (penuh semangat) pada bagian kaca yang baret agar baret kaca dapat tersamarkan

4.Bilas dengan air sehingga sisa odol menghilang

5.Keringkan dengan menggunakan kertas koran atau kain perca.

6.Lihat perbedaannya, tetapi tips ini tidak berlaku bagi kaca yang memiliki baret yang cukup dalam apalagi sudah mengalami retak di kaca.

7.Dapat diaplikasikan pada headlamp mobil yang sering mengalami baret halus.

Senin, 18 Mei 2015

Tips Mengendarai Mobil yang Baru

Tips Mengendarai Mobil yang Baru

Membeli mobil baru adalah impian setiap orang. Terlebih jika Anda berhasil membeli mobil yang Anda idam-idamkan, senangnya bukan kepalang, Anda pasti akan mengendarainya secara hati-hati. 

Apalagi jika mobil masih melaju untuk kilometer awal. Agar mobil tetap lancar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, Anda perlu menjalankannya dengan istimewa. Terutama untuk 3.000 km pertama. 

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah selalu memperhatikan putaran mesin. Jangan sampai Anda melaju dengan kecepatan yang lebih dari 60 % dari kecepatan maksimum. 

Karena mesin yang baru, masih perlu banyak penyesuaian di saat seperti ini. Setelah kendaraan sudah berjalan 1.000 km pertama, segera ganti minyak pelumasnya. Beberapa pabrikan menyarankan ganti oli di 500 km pertama.

Memang sangat disarankan untuk mengganti semua perminyakan termasuk minyak pelumas mesin, minyak pelumas perseneling dan roda gigi differensial. 

Setelah mencapai 3.000 km, saatnyalah untuk melakukan pemeriksaan rutinan lagi. Biasanya memang ada titik-titik tertentu yang membutuhkan perawatan dan pembenahan. 

Salah satunya adalah mengecek kondisi mur dan baut yang mungkin saja kendur karena pemakaian yang sering dan perjalanan yang cukup jauh. 

Setelah semua sudah selesai diperiksa dan dijalankan dengan baik, sudah saatnya bagi Anda untuk menikmati kendaraan Anda yang tentu akan semakin nikmat dipacu. Jika ingin tetap awet, service rutin dengan tidak lupa mengganti oli tiap bulannya dan cara mengemudi yang tepat akan sangat membantu sekali.

Kamis, 14 Mei 2015

Tips Memanfaatkan Engine Break pada Mobil Matik


Memanfaatkan Engine Break pada Mobil Matik

Memanfaatkan engine break saat melakukan pengereman sangat membantu khususnya pada kendaraan roda empat bertransmisi manual. Tetapi bagaimana dengan mobil matik? Seorang pebalap nasional, berbagi tips dan trik untuk melakukan pengereman menggunakan mobil bertransmisi otomatis tersebut. 

Banyak mobil matik yang tidak mempunyai engine break. Saat mau berhenti, mobil seakan melaju terus padahal sudah dilakukan pengereman. Hal tersebut bisa diatasi dengan menurunkan ke gear yang lebih rendah. 

Dengan memindahkan gear dari transmisi manual ke rendah, mobil akan mendapatkan engine break. Tidak hanya membantu proses berhenti, kanvas rem pun menjadi lebih hemat karena tidak digunakan secara berlebihan.

Anda tidak bisa hanya mengandalkan rem saat mau berhenti. Saat panas tinggi, rem bisa kehilangan daya cengkeram karena meleleh. 

Sehingga perlu engine break. Di mobil matik bisa diturunkan dari D ke 2. Meski begitu, saat memindahkan gear, posisi putaran mesin harus diperhatikan. 

Karena saat putaran mesin tinggi, perpindahan gear dapat merusak mesin. Oleh sebab itu, lakukanlah saat putaran mesin berada di angka 3.000 rpm atau di bawahnya.

Kamis, 30 April 2015

Sukses, Kontes Audio Hurricane XCS3 Sound Fighter MGK Kemayoran

Sukses, Kontes Audio Hurricane XCS3 Sound Fighter MGK Kemayoran

MGK Kemayoran kembali menghadirkan event kontes audio yang bekerja sama dengan Modifplus, Kabarotomotif, Hurricane yang dinamakan Hurricane XCS3 Sound Fighter MGK Kemayoran sukses diadakan pada tanggal 7-8 Maret 2015 di Main Lobby Mall MGK Kemayoran – Jakarta.
"Hurricane Sound Fighter MGK Kemayoran ini merupakan gelaran perdana dari regulasi Sound Fighter untuk tahun 2015 dan akan menjadi awal regulasi baru untuk seluruh pertandingan Sound Fighter 2015 yang rencananya akan digelar di 18 kota.
Hurricane XCS3 Sound Fighter MGK Kemayoran menghadirkan 11 kelas yang terdiri dari 8 kelas SPL dan 3 kelas SQL, 8 kelas SPL diantaranya Featherweight 140dB, Lightweight 145dB, Heavyweight 150dB, Sedan 2 Sub, Non Sedan 2 Sub, Expert, One Brand dan kelas Double Fighter. Untuk 3 kelas SQL diantaranya Junior, Expert.

Untuk penjurian SQ pada kelas SQL dilakukan oleh praktisi car audio yakni Erwin Sugiarto dari Digital Audio dan Leonardi dari Linier Autosound, penilaian dilakukan 5 meter dari bumper belakang mobil dengan acuan penilaian High Tonal, Mid Tonal, Subwoofer, Spectral Balance dan Performance. Sedangkan untuk pengukuran dB dilakukan sama seperti pengukuran pertama pada kelas SPL.
MGK Kemayoran kedepannya akan menyelenggarakan banyak Agenda kegiatan Otomotif, yang paling dekat setelah kontes Audio pada tangal 28 – 29 Maret akan dilaksanakan Event RETRO Car Community yang dinamakan “RETROFunDesVouz”.

Ketahui Pengaturan Audio Mobil Agar Keluaran Suara Enak Terdengar

Mendapatkan kualitas suara yang maksimal pada audio mobil menjadi keinginan hampir semua pemilik kendaraan. Lalu apa yang menjadi patokan dalam pengaturan perangkat audio agar menghasilkan suara yang mumpuni?
Ketahui Pengaturan Audio Mobil Agar Keluaran Suara Enak Terdengar
Menurut pakar audio car sekaligus owner Audioworkshop, Wahyu Tanuwidjaja, pengaturan perangkat audio dapat dilakukan sesuai selera sang pemilik. Hanya saja, hal ini tidak boleh dieksekusi secara sembarangan. Soalnya terdapat berbagai unsur yang harus diperhatikan agar perangkat audio mampu mengeluarkan suara yang baik.
"Tergantung selera konsumen, tetapi tetap dalam koridor. Pakai audio bawaan mobil sebenarnya bisa. Namun, kalau mau maksimal memang harus dimodifikasi. Yang harus diperhatikan yaitu tidak boleh ada komponen yang hilang. Contohnya bass dan treble ada, lalu mid hilang, itu tidak boleh. Ketiganya harus ada dengan komposisi bebas," terangnya.
Disamping hal di atas, kejelasan frekuensi suara juga menjadi keharusan. Suara yang dihasilkan tidak boleh tercampur, yang berdampak pada tidak jelasnya audio.
"Suara harus jernih, tidak boleh saling tindih. Artinya masing-masing komponen bisa terdengar. Selain itu tidak boleh ada distorsi," ucapnya.
Berbeda dengan kebutuhan harian, untuk kepentingan kompetisi, pengaturan yang dilakukan berbeda. Terdapat grafik audio yang harus dipenuhi agar mendapatkan kualitas suara mumpuni.
"Ada fenomena yang namanya Fletcher-Munson Curves. Jadi manusia itu punya kecenderungan ingin suara bass lebih saat suara kecil dan bass flat saat suara keras. Padahal amplifier dan speaker itu linear naik turunnya. Kalau kita bisa mengikuti ini, dipastikan juara saat kompetisi," jelasnya.

Waspadai 5 Modus Kejahatan Bagi Pengendara Mobil ini!

Waspadai 5 Modus Kejahatan Bagi Pengendara Mobil ini!



Tak kurang-kurang ratusan nyawa melayang perkara begal motor yang sempat marak di awal tahun. Hal ini juga tidak menutup kenyataan, tidak hanya pemotor yang berpotensi jadi korban kriminalitas. Tapi para pengendara mobil juga.

Meskipun barangkali probabilitasnya lebih sedikit daripada pengguna motor, namun tetap saja kejahatan tidak akan pandang bulu dari apa yang ditenteng. Karena cukup sering para perampok mengambil barang berharga yang ada di dalam jok mobil.
Beberapa poin kejahatan di bawah ini adalah modus yang semakin marak terhadap pengendara mobil, dan seringkali menghasilkan korban jiwa. Namun dengan kewaspadaan dan teknik yang benar, otolovers sekalian bisa terhindar dari modus kejahatan berikut.

Memaksimalkan Keluaran Suara Speaker Standar dengan Lembaran Aspal

Memaksimalkan Keluaran Suara Speaker Standar dengan Lembaran Aspal

Dalam upaya meningkatkan kualitas suara, seringkali para pemilik mobil melakukan modifikasi dengan mengganti atau menambahkan komponen audio. Tentunya hal tersebut cukup menguras kocek, karena harus membeli berbagai perangkat seperti amplifier, subwoofer atau bahkan speaker tambahan.
Sebenarnya, perangkat audio mobil bawaan pabrik sudah memiliki kualitas yang cukup baik. Hanya saja terdapat beberapa faktor yang akhirnya mempengaruhi keluaran suara, salah satunya kekedapan kabin.
Peredam pun menjadi solusi permasalahan ini. Berfungsi untuk meredam suara dari luar dan dalam, peredam mampu meningkatkan kualitas suara menjadi lebih jelas, khususnya untuk frekuensi rendah atau bass.
"Hal pertama yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas suara bukan mengganti perangkat audio tetapi memasang peredam. Peredam ini membuat suara tidak bocor kemana-mana atau lebih fokus," ucap pakar audio sekaligus owner Audioworkshop, Wahyu Tanuwidjaja.

Peredam sendiri memiliki banyak varian, antara lain dalam bentuk cairan, lembaran aspal dan semprot. Namun, menurut Wahyu, dari ketiganya, lembaran aspal lah yang paling efektif dalam meredam.
"Pintu itu kan dalamnya ada lubang-lubang. Saat speaker mengeluarkan suara, dia menghasilkan udara. Karena ada lubang, udaranya jadi berpencar kemana-mana. Makanya lubang tersebut harus ditutup," terangnya.
Lebih lanjut, menurut Wahyu agar mendapatkan hasil maksimal untuk keperluan harian, lembaran aspal cukup dipasangkan pada kedua pintu. Namun untuk kebutuhan kompetisi dapat diaplikasikan pada seluruh pintu dan lantai.
"Selembar aspal sekitar Rp75 ribu. Untuk penggunaan harian cukup pasang dua lembar aspal dimasing-masing pintu depan. Memang yang agak mahal biaya pasangnya, tetapi komponen ini tidak memerlukan perawatan," jelasnya.

Mau Tingkatkan Kualitas Bass, Perhatikan Ukuran Boks Subwoofer

Mau Tingkatkan Kualitas Bass, Perhatikan Ukuran Boks Subwoofer

Meningkatkan kualitas audio mobil dapat dilakukan dengan memodifikasi. Salah satunya menambahkan subwoofer untuk memperkuat bass. Berbagai varian dan bentuk subwoofer pun hadir, yang disesuaikan dengan kebutuhan ruang maupun kualitas suara.
Namun, menambahkan subwoofer saja tidaklah cukup. Komponen ini perlu diberi rumah atau boks, sehingga keluaran suara bass bisa menjadi lebih maksimal.
"Pada dasarnya sebuah speaker terutama subwoofer itu butuh rumah, fungsinya agar kualitas suara yang dihasilkan maksimal," ungkap Wahyu Tanuwidjaja, owner perangkat audio Audioworkshop.
Lebih lanjut, boks speaker hadir dalam berbagai ukuran dan bentuk, yang tentunya akan mempengaruhi keluaran suara. Untuk ukuran, terdapat beberapa pakem atau batasan ideal yang biasa digunakan saat pengaturan subwoofer.

"Semakin besar (ukuran boks) justru semakin baik. Tapi jangan terlalu ekstrem, ada hitung-hitungannya. Sebagai contoh, biasanya untuk subwoofer 12 inci memakai boks berukuran 35 liter, 10 inci pakai yang 28 liter, dan 6 inci pakai 15 liter," terangnya.
Disamping ukuran, peletakan perangkat subwoofer juga menjadi penentu. Komponen ini dapat diletakkan di belakang (bagasi) atau tengah kabin dengan spesifikasi yang berbeda.
"Biasanya di belakang, karena ruangnya banyak. Kalau ditaruh di tengah, harus menghadap ke atas. Sedangkan di belakang boleh bebas menghadap kemana saja," tutupnya.

4 Langkah Penting Hindari Kejahatan di Jalan

4 Langkah Penting Hindari Kejahatan di Jalan

Kejahatan memang sesuatu yang cukup sulit untuk dihindari. Sifatnya seperti penyakit, mau kaya, miskin, semuanya bisa kena tanpa terkecuali. Hal ini membuat banyak sekali pengguna mobil atau motor resah, karena seringkali kejahatan tetap eksis sekalipun ada petugas polisi yang juga bekerja siang malam.

Kejahatan yang timbul disebabkan beberapa hal. Yang paling utama seringkali adalah karena penjahat yang melihat satu kesempatan dan kemudian memanfaatkan kelengahan dan 'sifat pamer' dari pemilik kendaraan. Meskipun pada dasarnya para pemilik kendaraan juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan.

Dari situlah terkadang para pengguna mobil dan motor berusaha mengakali dengan berbagai macam tips dan trik supaya mereka dan keluarga tidak menjadi korban keganasan para pelaku kriminal. Berikut ada 4 langkah utama yang bisa dilakukan supaya kejahatan bisa diminimalisir dari diri sendiri.

Trik Sederhana Merawat Bodi Mobil

Trik Sederhana Merawat Bodi Mobil

Seperti halnya kulit manusia, lapisan bodi mobil pun butuh perawatan yang tepat. Salah cara saja bisa menjadikan catnya memudar ataupun mengelupas. Bahkan terik matahari dan dedaunan yang menempel pada bodi pun bisa menjadi perusak. Tentunya hal-hal seperti itu perlu diperhatikan. Apalagi jika mobil Anda itu adalah mobil kesayangan.
Perlu adanya cara-cara khusus untuk merawat dan membersihkannya. Berikut ini adalah langkah-langkah yang patut Anda coba:
Bersihkan dedaunan yang menempel pada bodi. Daun merupakan benda biologis yang jika sudah mati akan menghasilkan asam. Jika tidak segera dibersihkan, asam hasil dari proses biologis daun tersebut akan meninggalkan bekas yang permanen, yang untuk selanjutnya akan meninggalkan noda pada bodi.
Hindari parkir di bawah pohon yang bergetah. Jika sudah terlanjur terkena getah, segera pindahkan (dengan kuku jari, misalnya) dan bersihkan dengan air dan baking soda, kemudian beri pemoles (wax).

Hindari penyemprotan air bertekanan tinggi pada bodi. Jika Anda menggunakan selang, atur keran pada bukaan sedang hingga air seperti mengucur.
Jangan gunakan sikat untuk mencuci bodi mobil. Biasanya hal ini terjadi jika Anda meminta tolong orang lain (misalnya pembantu rumah tangga) untuk mencuci mobil. Penggunaan sikat saat mencuci bodi mobil akan menggores permukaan bodi.
Jangan gunakan detergen dan sabun rumah saat mencuci. Penggunaan detergen dan sabun rumah dapat membuat permukaan bodi menjadi kering dan ringkih.
Pastikan bagian bawah pintu, bagian pinggir-bawah pintu, bagian bukaan pintu, bagian pinggir kap mesin juga bersih. Bagian ini sering sekali terabaikan sehingga terkadang kotoran yang luput jadi menumpuk, disertai air, dan menjadikan bagian-bagian tersebut berkarat.

Jangan memoles bodi di bawah terik matahari. Terik matahari yang langsung mengenai bodi mobil tentu mengakibatkan permukaan bodi menjadi panas. Penggunaan poles pada saat suhu permukaan panas malah menghasilkan proses kimia yang kemudian dapat merusak lapisan tersebut.
Saat memoles, lapisi bagian eksterior yang bertekstur (semisal hiasan bagian depan kap mesin). Bahan baku bagian eksterior yang bertekstur itu terkadang tidak cocok dengan bahan kimia yang terkandung di dalam cairan pemoles. Jika demikian, cairan pemoles malah memudarkan warna ataupun merusak bagian tersebut.
Kiat-kiat yang tersaji di atas tidak ada salahnya jika Anda coba. Setidaknya keindahan bodi mobil kesayangan Anda masih bisa terselamatkan. Usahakan untuk melakukan perawatan itu sendiri, tanpa menyuruh orang lain. Karena Anda adalah pemiliknya, dan Anda lah yang paling mengerti.

Komponen yang Perlu Diperhatikan Ketika Hendak Melaju Kencang Mengunakan Mobil

Komponen yang Perlu Diperhatikan Ketika Hendak Melaju Kencang

Keadaan jalan yang macet terkadang membuat pengemudi bermusuhan dengan waktu. Tak pelak, sebagian pengemudi memutuskan untuk melaju dengan kencang karena terburu-buru ataupun memilih jalur tol sebagai solusi-nya. Sayangnya, sikap terburu-buru itu juga berdampak pada pemeriksaan kelayakan mobil.
Karena buru-buru, pengemudi jadi lupa untuk periksa kelayakan mobil. Pecah ban ataupun gagal rem mungkin saja terjadi di tengah jalan. Tapi mau bagaimana lagi. Pemeriksaan kelayakan mobil sudah kadung terlupakan. Yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana mengatasi kegagalan tersebut di dalam perjalanan.
Dari sekian kerusakan yang terjadi saat mobil melaju kencang, kerusakan pada ban, stir, pedal gas, atau rem adalah hal yang cukup sering terjadi. Jika salah sedikit saja, kecelakaan fatal seperti mobil terbalik bisa saja terjadi. Maka dari itu, untuk mengatasinya, seorang pengemudi memerlukan cara-cara yang sifatnya khusus.
Berikut ini cara-cara yang bisa Anda perhatikan:
Ban meledak di tengah jalan. Hal ini bisa terjadi karena lapisan ban sudah tipis. Selain itu mungkin juga disebabkan oleh robekan benda tajam. Sekecil apapun sebuah benda tajam, tetap saja merobek kulit ban karena mobil sedang melaju dengan kencang. Jika hal ini terjadi pada Anda, jangan langsung injak pedal rem. Mobil Anda nanti terjungkal. Yang perlu dilakukan adalah menurunkan gigi transmisi secara bertahap dan perlahan. Setelah mobil melambat, menepilah. Jangan lupa untuk menyalakan lampu hazzard (lampu sen tanda bahaya).
Stir tidak berfungsi. Jika hal ini terjadi, segeralah perlambat laju mobil. Lepas pijakan pada pedal gas. Lakukan penghentian laju secara perlahan dan lembut. Hal ini perlu diperhatikan agar mobil tidak berputar (spinning).
Pedal gas seperti terkunci. Jika hal ini terjadi, cobalah lepaskan pijakan kaki dari pedal gas. Jika pedal tersebut tidak berubah posisi (dalam artian masih terkunci), netralkan gigi transmisi, kemudian lakukan pengereman secara bertahap dan perlahan. Jangan lupa nyalakan lampu hazzard. Setelah itu, pinggirkan mobil ke tempat yang aman.
Rem tidak mau berfungsi. Mungkin yang terjadi adalah pedal rem los. Jika demikian, cobalah untuk mengocoknya. Jika rem masih tidak berfungsi, segera nyalakan lampu hazzard, dan turunkan gigi transmisi secara bertahap dan perlahan.
Selain cara-cara di atas, yang terpenting Anda tidak panik. Jika Anda panik, kejadian fatal mungkin saja terjadi . Cobalah untuk selalu sadar dan tenang, dan jangan lupa juga untuk selalu menyalakan lampu hazzard. Lampu ini sangatlah penting. Dengan menyalakan lampu tersebut, pengemudi di belakang Anda tahu bahwa mobil Anda sedang mengalami masalah.

Rabu, 25 Maret 2015

Tips Merawat Mobil Berwarna Putih

img

Jika Anda memerhatikan mobil-mobil yang banyak diproduksi massal, kebanyakan mobil yang diproduksi berwarna putih atau hitam. Karena itu, tak heran bila di jalanan mobil-mobil tampak seragam, entah itu berwarna hitam atau berwarna putih. Namun, tidak semua suka mobil yang berwarna putih.

Alasannya adalah warna mobil yang putih berarti akan mudah terlihat kotor bila terkena debu sedikit, atau warna putih akan cepat terlihat kusam dibandingkan warna lain. 

Kedua problem tersebut tidak dapat Anda hindari apabila mobil yang Anda inginkan hanya tersedia dalam warna putih. Akan tetapi, Anda dapat merawat mobil berwarna putih Anda dengan melakukan kelima hal berikut ini.

1. Mencuci dengan air bersih
Ini merupakan langkah pertama yang wajib Anda perhatikan, mengingat Anda pasti selalu mencuci mobil agar terlihat selalu bersih.
Ketika mencuci mobil, baik itu mencuci sendiri maupun di tempat pencucian mobil, pastikan air yang digunakan selalu bersih.
Jika mencuci mobil sendiri, gunakan dua buah ember; satu ember untuk air bersih dan satu lagi untuk membersihkan lap kotor.
Jangan memasukkan lap kotor ke dalam air bersih, lalu menggunakannya lagi untuk membersihkan mobil.
Hal tersebut berpotensi merusak cat mobil akibat partikel kotoran yang menempel di lap.

Selain itu, pastikan Anda menggunakan air yang tak mengandung garam dan zat besi, sebab kedua unsur tersebut dapat membuat karat pada mobil Anda.
Anda juga harus segera mencuci mobil dengan air bersih setelah mobil kehujanan. Jangan biarkan air hujan mengering di mobil Anda karena hal itu akan menyisakan bercak dan membuat kusam warna mobil.

2. Mencuci di tempat teduh
Jika Anda mencuci mobil sendiri di rumah, pastikan Anda mencuci mobil di tempat yang teduh, bukan langsung di bawah sinar matahari.
Alasannya, sabun atau sampo mobil yang digunakan untuk mencuci mobil apabila tidak langsung dibilas dan kering akibat sinar matahari akan meninggalkan bercak dan pada akhirnya merusak warna putih pada mobil Anda.

3. Menggunakan sabun atau sampo khusus
Ketika mencuci mobil, selalu gunakan sabun dan sampo khusus untuk mencuci mobil, sebab sabun dan sampo yang tidak bagus kualitasnya akan menimbulkan jamur pada permukaan cat dan akan sangat sulit untuk dihilangkan apabila sudah lama menumpuk.
Anda juga tidak boleh menggunakan sabun colek untuk mencuci mobil, sebab sabun colek mengandung butiran-butiran kasar yang dapat menggores cat mobil Anda.

4. Menggunakan kain dengan daya serap tinggi
Ketika selesai mencuci mobil, segera keringkan sisa-sisa air menggunakan kain dengan daya serap tinggi, misalnya kanebo, sehingga air yang tersisa dapat terserap dengan maksimal.
Anda juga dapat menggunakan kain yang tidak berserat untuk menghindari terjadinya goresan pada cat mobil.

5. Jangan parkir langsung di bawah matahari
Selain harus memerhatikan kondisi ketika mencuci mobil, Anda juga dapat merawat mobil yang bercat putih dengan tidak memarkirkan kendaraan langsung terpapar sinar matahari.
Selain untuk melindungi cat mobil yang cepat kusam, hal tersebut juga untuk mencegah debu menempel pada mobil Anda.
Jika memang sangat terpaksa harus memarkir kendaraan di bawah sinar matahari, gunakan cover mobil.

artikel oleh: Zulfahmi Anwar ( @zulfahmi_anwar )

Sabtu, 21 Februari 2015

Tips Menggunakan AC Mobil dengan Efisien

Tips Menggunakan AC Mobil dengan Efisien

Menyalakan AC pada mobil saat berkendara sudah menjadi kebiasaan. Anda tentunya tidak ingin merasa kegerahan saat berkendara didalam mobil. AC sangat mudah untuk digunakan, anda mungkin tidak sadar bahwa anda telah menggunakan AC mobil dengan tidak tepat. Yang perlu anda lakukan adalah menekan tombol dan mengatur suhu AC. Setelah itu Anda tinggal menikmati sejuknya udara didalam mobil. Akan tetapi, penggunaan AC yang berlebihan akan menguras banyak energi mobil. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda jadikan panduan untuk menggunakan AC mobil secara efisien.

Nyalakan AC Pada Suhu Rendah

Jika Anda menyalakan AC langsung pada suhu yang tinggi maka AC akan terbebani dan bekerja terlalu berat. AC akan menguras banyak energi dan dapat membuat AC cepat rusak. Akan tetapi, jika anda menyalakan AC dari suhu rendah AC akan bekerja secara ringan dan efisien. Apabila anda memiliki sistem AC otomatis pada mobil anda maka AC akan bekerja secara otomatis dengan mode rendah. Sistem ini akan membiarkan AC menambah suhu ruang yang dibutuhkan didalam mobil secara perlahan. Pastikan anda tidak memasang AC dengan langsung pada suhu yang tinggi dan selalu cek suhu pada AC mobil anda.

Manfaatkan Jendela Mobil Anda

Apabila cuaca tidak terlalu panas, ada baiknya jika anda mematikan AC dan memilih untuk membuka jendela mobil. Membuka jendela mobil daripada menyalakan AC dapat memberikan udara sejuk didalam mobil. Hal ini akan membuat anda merasa lebih baik dan segar. Selain memberikan udara yang sejuk, membiarkan jendela terbuka juga dapat memberikan nuansa natural didalam mobil dan menghilangkan bau tidak sedap didalam mobil. Jangan jadikan AC sebagai satu-satunya sumber penyejuk didalam mobil. 

Matikan AC Sesuai Prosedur

Anda mungkin sedang terburu-buru dan langsung mematikan mesin mobil tanpa mematikan AC terdahulu. Kebiasaan ini sangat buruk bagi AC mobil anda. Mesin mobil yang mati akan memberikan kejutan pada mesin AC yang belum dimatikan. AC akan mati secara otomatis karena mesin mobil sudah dimatikan. Sebaiknya anda matikan dahulu AC ketika mesin mobil masih menyala. 

Perhatikan Perawatan AC Anda

Usahakan untuk selalu mengecek kondisi AC mobil anda pada pihak profesional. Perawatan yang berkala akan memberikan jangka waktu AC yang panjang. Setidaknya cek kondisi AC mobil anda setahun sekali. Anda dapat meminta pihak bengkel untuk mengganti penyaring udara pada AC. Ataupun memberikan anti bakteri pada lubang ventilasi AC mobil anda. Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah tidak menggunakan AC secara berlebihan. Meskipun suhu udara diluar sangat panas, selalu usahakan untuk menyalakan AC pada suhu yang normal. Tubuh anda mungkin tidak akan terbiasa dengan perubahan suhu didalam dan diluar mobil yang terlalu ekstrim

Artikel oleh: Zulfahmi Anwar ( @zulfahmi_anwar )


Tips dan Trik Agar Mobil Selalu Wangi

Tips dan Trik Mobil Selalu Wangi

Mobil yang bersih dan wangi akan membuat anda merasa lebih nyaman selama berkendara. Anda tak perlu diganggu bau-bau tak sedap yang dapat membuat kepala pusing atau bahkan membuat anda dan penumpang ingin mabuk. Apalagi saat terjebak kemacetan, anda pasti tak ingin dioven dalam mobil yang baunya tidak sedap, bukan? Kali ini anda bisa membaca tips dan trik apa saja sih yang bisa menjaga mobil tetap harum.

Anda harus sering bersih-bersih untuk menjaga mobil jauh dari bau tak sedap. Luangkan sedikit waktu sebelum berangkat untuk menyapu karpet mobil. Anda tak perlu mengeluarkan karpet dan mencucinya setiap hari jika anda harus bekerja setelahnya. Cukup dengan menyapunya agar kotoran dan debu keluar. Jika anda rutin menyapunya setiap hari, saat akhir minggu anda cukup menyemprot karpet mobil dengan air lalu mengeringkannya. Anda juga bisa membersihkannya dengan air sabun agar hasilnya maksimal. Jemur karpetnya, dan tunggu sampai benar-benar kering sebelum memasangnya di dalam mobil untuk menghindari bau apek. Jangan lupa juga untuk mengelap kaca dan bagian luar mobil agar mobil terlihat bersih.

Selain kotoran dan noda di alas mobil, biasanya bau tak sedap muncul dari AC mobil anda. Bau tak sedap yang keluar dari AC sangat mengganggu kenyamanan berkendara karena udara terasa pengap tanpa menggunakan AC. Saat anda mengalami masalah ini, anda bisa mengatasinya dengan parfum. Pilih parfum yang bisa menetralisir bau tak menyenangkan. Parfum beraroma bunga tergolong ampuh mengusir bau-bauan tak sedap di dalam mobil karena parfum semacam lavender atau rose berbau lembut. 

Terkadang masalah bau tak sedap dari AC tidak kunjung hilang meskipun diberi parfum, tahukah anda bahwa jamur dan kuman ternyata juga bisa hidup di ventilasi AC? Ya, Anda harus berhati-hati jika bau busuk masih tercium dari AC meskipun parfum sudah dipasang di mobil. Jamur dan kuman yang ada di ventilasi AC menyebabkan bau busuk keluar ke seluruh mobil. Untuk mengatasi masalah ini, anda harus membawa mobil anda ke bengkel.

Sekarang anda sudah tahu tips dan trik agar mobil selalu wangi. Selamat mencoba!

Artikel oleh: Zulfahmi Anwar ( @zulfahmi_anwar )


Tips Memilih Cairan untuk Radiator

Memilih Cairan untuk Radiator

Cairan radiator adalan cairan pendingin yang terbuat dari bahan anti beku yang berguna untuk mendinginkan mesin mobil Anda. Anda juga harus memastikan apakah tunggangan kesayangan Anda memiliki cairan yang cukup serta sesuai dengan radiator Anda. 

Hal ini penting untuk dilakukan karena cairan radiator ini akan membantu mendinginkan mesin mobil Anda serta merawat performa mesin mobil Anda agar bertahan lama. Anda juga harus melakukan pengecekan rutin pada radiator, sistem pendingin dan tentu saja rutin mengganti cairan radiatornya. Ada baiknya Anda mengetahui tipe cairan yang cocok untuk radiator mobil Anda. 

Kebanyakan, pendingin yang berbahahan dasar glycol adalah yang terbaik dari semua jenis cairan pendingin yang digunakan pada radiator Anda. Tetapi, penggunaan pendingin berbahan dasar glycol saja bukanlah hal yang baik untuk radiator. Anda perlu mencampurkan pendingin berbahan dasar glycol dengan air dalam jumlah yang lumayan banyak terlebih dahulu, agar performa radiator Anda menjadi baik. 

Untuk Anda yang berdomisili di wilayah yang berhawa panas, Anda perlu mencampurkan glycol dengan air juga, tetapi dengan perbandingan 1:1. Jika Anda hidup di daerah berhawa dingin, Anda hanya perlu mencampurkan glycol dan air dengan perbandingan 70% banding 30%. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pembekuan pada mesin Anda pada suhu yang lumayan rendah. 

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan juga. Ketika radiator Anda terlalu panas, kebanyakan dari Anda pasti hanya menambahkan air ke dalam radiator. Sebenarnya hal ini sudah benar, tapi Anda juga harus menambahkan pendingin antibeku juga. Hal ini disebabkan karena air saja hanya berfungsi sebagai pendingin sementara radiator Anda. Dan jika Anda melakukan hal ini terus-menerus, dapat menyebabkan penurunan kinerja dari radiator Anda. Anda jelas tak mau kan? Penggunaan air saja juga dapat menyebakan terjadinya pembekuan pada mesin Anda. Dan satu yang Anda harus ketahui adalah air hanya digunakan pada saat yang genting dan bukan digunakan untuk mengganti jumlah cairan pendingin antibeku yang hilang


Artikel oleh: Zulfahmi Anwar ( @zulfahmi_anwar )